Sejarah Yunani Kuno

Yunani Kuno adalah peradaban dalam sejarah Yunani yang dimulai dari periode Yunani Arkais pada abad ke-8 sampai ke-6 SM, hingga berahirnya Zaman Kuno dan dimulainya Abad Pertengahan Awal.

Sejarah Mesir Kuno

Benua Afrika yang begitu luas, ternyata sudah nampak mengenal suatu peradaban maju sejak ribuan tahun yang lalu.

Sejarah Persia

Sejarah Persia telah dimulai dari 5000 tahun yang lalu. Persia berada pada persilangan yang strategis di daerah Timur Tengah, Asia Barat Daya.

Asia Tenggara

Selama Perang Dunia Kedua istilah Asia Tenggara digunakan untuk menggambarkan wilayah di seputar kawasan Indo-china dan semenanjung Malaya serta kepulauan- kepulauan yang ada di sekitarnya.

Mesopotamia

Mesopotamia ( dari bahasa Yunani Kuno ): Μεσοποταμία: tanah di antara sungai-sungai : بلاد الرافدين (bilād al-rāfidayn); bahasa Suryani: ܒܝܬ ܢܗܪܝܢ (Beth Nahrain): "tanah dari sungai-sungai" terletak di antara dua sungai besar, Eufrat dan Tigris.


counters
Tampilkan postingan dengan label Asia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Mei 2014

Sejarah Persia








Sejarah Persia telah dimulai dari 5000 tahun yang lalu. Persia berada pada persilangan yang strategis di daerah Timur Tengah, Asia Barat Daya. Iran dan Persia adalah dua nama yang kerap digunakan untuk menunjukkan satu wilayah. Sebenarnya, antara keduanya terdapat sedikit perbedaan. Salah satu rumpun bangsa Arya yaitu bangsa Media, mendiami wilayah Iran bagian barat. Sementara rumpun bangsa lainnya, yaitu bangsa Persia, mendiami bagian selatan wilayah tersebut. Baik bangsa Media maupun Persia, keduanya tunduk pada kekuasaan bangsa Assyria. Namun, sejak 1000 SM, bangsa Persia berhasil menaklukkan bangsa Media bahkan menaklukkan imperium Assyria. Sejak saat itu, wilayah Iran dikenal dengan nama Persia. Persia menggunakan bahasa Persia dan juga mempunyai persamaan dalam kebudayaan dengan bangsa Iran yang lainnya. Bangsa ini mayoritas di Iran dan minoritas di beberapa negara-negara lain seperti Afganistan, Tajikistan, Uzbekistan, Amerika Serikat, Kuwait, Turki, Uni Emirat Arab, Irak dan juga beberapa negara di Timur Tengah

1) Sistem sosial masyarakat Persia
Dalam organisasi sosial, suku Persia menggunakan sistem kekerabatan patrilineal, yakni menggunakan garis keturunan sang ayah, atau anak laki-laki. Hal ini terlihat dari penggunaan kata ‘bin’ untuk anak laki-laki dan ‘binti’ untuk anak perempuan, dan diikuti nama ayah mereka dibelakang kata tersebut, yang menandakan mereka adalah anak dari orang tersebut. Di samping itu suku Persia juga menempatkan kaum laki-laki pada posisi yang lebih tinggi daripada kaum perempuan.Pada awalnya suku Persia hidup dengan cara pindah dari suatu tempat ke tempat lain. Mereka tidak betah tinggal menetap di suatu tempat. Yang mereka kenal hanyalah hidup mengembara selalu, berpindah-pindah mencari padang rumput dan menuruti keinginan hatinya. Mereka tidak mengenal hidup cara lain selain pengembaraan itu. Hal inilah yang membentuk watak bangsa Persia menjadi keras, individualis, dan terkadang merampok sanak saudaranya yang lebih beradab. Namun, dalam perkembangannya, bangsa Persia mengalami kejemuan dalam menjalani kehidupan itu. Akhirnya mereka hidup menetap dan bertani. Hidup di alam bebas dengan memperhatikan kepemilikan di antara para pemukim, yeng kemudian membentuk kehidupan bangsa Pesia menjadi bangsa yang berhati ikhlas, pemurah, dan suka menjamu tamu. Di samping itu, bangsa Persia juga sangat mencintai ilmu pengetahuan, yang pada akhirnya membawa bangsa ini menjadi bangsa yang mandiri dan independen, tidak bergantung pada bangsa Arab yang mayoritas menempati wilayah Timur Tengah. Mata pencaharian bangsa Persia ini—di samping bertani—adalah berternak biri-biri dan kambing.
2) Kekasisaran Persia
Kekaisaran Media dan Kekaisaran Akhemeniyah (3200SM – 330SM)
Kekaisaran ini menjadi simbol pendiri bangsa dan juga kekaisaran Iran, yangdisusul dengan Kekaisaran Akhemeniyah (648SM–330SM) yang didirikan oleh Koresh yang Agung. Koresh Agung juga terkenal sebagai pemerintah pertama yang mewujudkan undang-undang mengenai hak-hak kemanusiaan, tertulis di atas artefak yang dikenal sebagai Silinder Koresh. Kekaisaran Persia kemudian diperintah oleh Cambyses selama tujuh tahun (531SM - 522SM) dan kemangkatannya disusul dengan perebutan kuasa. Akhirnya Darius yang Agung (522SM -486SM) menang dan dinyatakan sebagai raja. Di bawah pemerintahan Koresh yang Agung dan Darius yang Agung, Kekaisaran Persia menjadi sebuah kekaisaran yang terbesar dan terkuat di dunia zaman itu. Pencapaian utamanya ialah sebuah kekaisaran besar pertama yang mengamalkan sikap toleransi dan menghormati budaya-budaya dan agama-agama lain di kawasan jajahannya.
Kekaisaran Seleukus (330SM ~ 248SM)
Pada tahun 330SM Kekaisaran Akhemeniyah diserang oleh Kerajaan Yunani yang di pimpin salah satu jenderal dari Alexander Agung yang bernama Seleukus dan lahirlah pemerintahan baru Persia yaitu Kekaisaran Seleukus dari Yunani. Seleukus mengangkat dirinya menjadi Kaisar setelah Alexander Agung wafat.
Kekaisaran Iran Ketiga: Kekaisaran Parthia (248SM – 224M)
Parthia bermula dengan Dinasti Arsacida yang menyatukan dan memerintah dataran tinggi Iran, yang juga turut menaklukkan wilayah timur Yunani pada awal abad ketiga Masehi dan juga Mesopotamia antara tahun 150 SM dan 224 M. Parthia juga merupakan musuh bebuyutan Romawi di sebelah timur, dan membatasi bahaya Romawi di Anatolia. Kekaisaran Parthia tegak selama lima abad (Berakhir pada tahun 224 M,) dan raja terakhirnya kalah di tangan kekaisaran lindungannya, yaitu Sassania.
Kekaisaran Iran Keempat: Kekaisaran Sassania (226–651)
Era Sassania ini menyaksikan memuncaknya peradaban Persia, dan merupakan kekaisaran Persia terakhir sebelum kedatangan Islam. Pengaruh dan kebudayaan Sassania kemudian diteruskan setelah pemelukan Islam oleh bangsa Persia. Dipimpin oleh Dinasti Sassania pada tahun 224 hingga 651 M.Kekaisaran Sassania, yang menggantikan Kekaisaran Parthia atau Kekaisaran Arkasid, diakui sebagai salah satu kekuatan utama di Asia Barat, Selatan, dan Tengah, bersama dengan Kekaisaran Romawi dan Kekaisaran Bizantium, dalam periode selama lebih dari 400 tahun.
Kekaisaran Sassania didirikan oleh Ardashir I, setelah keruntuhan Kekaisaran Parthia dan kekalahan raja Parthia terakhir, Artabanos IV (bahasa Persia: اردوان , Ardavan); dan kekaisaran ini berakhir ketika Syahansyah (Raja Segala Raja) Sasania terakhir, Yazdegerd III (632–651), kalah dalam perjuangan selama 14 tahun untuk menyingkirkan kekhalifahan Islam yang pertama, yaitu pendahulu dari kekaisaran-kekaisaran Islam lainnya. Dapat dilihat dari penjabaran di atas bangsa Persia mengalami pasang surut dan berbagai macam persoalan tetapi mereka selalu mampu bangkit dari keterpurukan.berkat semangat dan sifat mereka yang telah ditempa kehidupan yang keras dan mempertahankan harga diri bahwa Persia adalah bangsa yang besar,kepercayaan diri akan bangsa mereka membuat mereka menjadi kuat, serta mampu bertahan dalam situasi sesulit apapun. Selain itu bangsa Persia menjadi bangsa besar pertama yang mengamalkan sikap toleransi dan menghormati budaya-budaya dan agama-agama lain di kawasan jajahannya.
A. Agama masyarakat Persia
Peradaban Persia telah memperkenalkan tiga agama utama yaitu Zoroastrianisme, Manikeanisme, dan Bahá'í. Agama-agama lain termasuk Mazdak dan Manikeanisme yang keduanya secara tidak langsungnya memengaruhi agama Kristen:Keduanya berakar dari agama Zoroastrianisme. Sekarang, banyak cendekiawan memperdebatkan tentang agama yang mana terbit dahulu, Zoroastrianisme atau Yahudi. Tetapi mereka telah bersetuju bahwa Zoroastrianisme datang dahulu kalau diambil dari perspektif angelologi (doktrin tentang malaikat), demonologi (doktrin tentang setan) dan doktrin mengenai kiamat dan bencana alam.
Agama asli orang-orang persia adalah suatu kultus yang sederhana sekali, yang berhubungan dengan kehidupan penggembalaan pertanian. Akan tetapi kemudian seorang persia yang bernama Zarathustra mengembangkan suatu agama baru yang disebut Zoroastrianisme. Zoroastrianisme merupakan kepercayaan yang menyembah kepada Ahura Mazda atau "Tuhan yang bijaksana". Di dalam ajaran Zoroastrianisme, hanya ada satu Tuhan yang universal dan Maha Kuasa, yaitu Ahura Mazda. Ia dianggap sebagai Sang Maha Pencipta, segala puja dan sembah ditujukan hanya kepadanya.
Pengakuan ini adalah bentuk penegasan bahwa hanya Ahura Mazda yang harus disembah. Zarathustra menunjukkan pemikirannya tentang perbaikan tujuan arah negara yang beragama. Dia mengatakan, “Sesungguhnya cahaya Allah menjelma dalam setiap sesuatu yang berkilau dan menyala di alam dunia. Dia memerintahkan menghadap matahari dan api waktu beribadah, karena cahaya merupakan perlambang Tuhan. Ia mengajarkan untuk tidak mengotori empat unsur, yaitu: api, udara, debu dan air. Kemudian setelah itu datanglah para pendeta yang mengajak pengikut Zarathustra untuk mengikutui syariat yang bermacam-macam.
Mereka mengharamkan menggunakan sesuatu yang ada hubungannya dengan api,mencukupkan diri dengan segala perbuatan mereka hanya dengan pertanian dan perdagangan. Dari ritual penyembahan api ini, kemudian dijadikanlah api sebagai kiblat ritual ibadah dari berbagai tingkat golongan untuk menyembahnya. Selanjutnya, mereka menjadi para penyembah api dengan makna sebenarnya. Mereka membangun biara dan klenteng-klenteng, menentang setiap keyakinan dan agama selain menyembah api. Menurut penganut Zoroaster, Ahura Mazda adalah esensi murni yang suci dari segala bentuk materi, yang tidak dapat dilihat oleh pandangan mata dan tidak dapat ditangkap kedzatannya oleh akal manusia. Banyak dari manusia yang tidak mampu mengimani dzat dengan sifat seperti ini. Sehingga Zoroastrianisme membuat rumusan tentang hakikat ketuhanan Ahura Mazda dengan rumus.
Konsep mengenai Etika Hidup
Dalam pandangannya mengenai etika hidup yang ideal, ada tiga hal utama yang ditekankan dalam Zoroastrianisme yaitu pikiran yang baik, perkataan yang baik dan perbuatan yang baik. Zoroastrianisme memberikan kebebasan bagi setiap penganutnya untuk memilih hidup yang baik atau jahat bagi dirinya sendiri. Menurut mereka dunia yang akan datang akan mengalami pembaruan. Pembaruan dunia ini tidak dapat dapat dikerjakan oleh satu orang saja tetapi membutuhkan keterlibatan banyak orang. Oleh karena itu, Zoroastrianisme sangat menekankan tanggung jawab moral dari masing-masing orang untuk melakukan kebaikan. Dosa bagi penganut Zoroastrianisme adalah penolakan untuk bersekutu dengan aspek kebaikan dari Ahura Mazda. Mereka meyakini bahwa tidak ada yang ditakdirkan atau dikodratkan sebelumnya. Apa yang dilakukan, dikatakan dan dipikirkan selama hidup akan menentukan apa yang akan terjadi setelah meninggal. Mereka pun menolak konsep pertapaan karena mereka memahami bahwa dunia itu baik. Tidak ada ruang untuk penyangkalan diri dan bertapa karena menolak dunia berarti menolak ciptaan dan menolak ciptaan berarti menolak Sang Pencipta.
B. Budaya masyarakat Persia
1. Bahasa Persia
Bahasa Persia adalah salah satu bahasa yang tertua di dunia yang masih digunakan hingga hari ini lebih tua dari bahasa Sanskerta. Bahasa Persia turut terkenal karena tradisi sastranya dan sastrawan-sastrawannya yang terkenal dan berbakat. Antaranya ialah Hafez,Ferdowsi, Khayyam, Attar, Saadi, Nezami, Roudaki dan juga Rumi. Bahasa ini tergolong dalam keluarga bahasa Indo-Eropa dan merupakan bahasa resmi di Iran, Tajikistan dan Afganistan.Bahasa Persia turut memengaruhi bahasa Indonesia dari segi nama yang merupakan nama tempat Persia purba, seperti Johansyah (Johan Shah) dan Firmansyah. Selain itu beberapa kosakata Persia lain turut diserap seperti arak, bait, bandar,menara, anggur, ratna (rakna), jahanam, topan (taufan), waswas, dll.
2. Penulisan Bahasa Persia
Sebelum masuknya Islam, masyarakat Persia menggunakan dua versi huruf di masa Pahlavi, yakni huruf yang dimodifikasi dari Bahasa Aram, dan versi satunya merupakan huruf asli setempat yang disebut 'Dindapirak' atau dalam bahasa Persia Modern disebut 'Din dabireh' (huruf suci).Bahasa Persia modern menggunakan huruf Arab dengan tambahan 4 huruf untuk menuliskan 'zh', 'ch', 'p', dan 'g'.
3. IPTEK
Kincir angin Persia kuno merupakan salah satu kincir angin tertua yang pernah dibuat oleh manusia. Kincir angin ini dibuat oleh peradaban Persia sekitar 3000 tahun yang lalu. Kincir angin ini digunakan untuk menggiling gandum dan memompa air. Tanaman alang - alang diikat menjadi satu sehingga terbentuk bantalan yang diletakkan di sumbu pusat. Kincir angin ini dibuat dengan hati - hati, karena hampir setiap bagian dibuat dengan tangan. Walaupun mekanismenya sederhana, tetapi kincir angin ini telah dikenal oleh seluruh peradaban lainnya pada masa itu, dan beberapa negara masih menggunakan mekanisme seperti ini hingga di era modern ini. Bisa dibilang, kincir angin kuno ini merupakan cikal bakal kincir angin modern yang digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga angin.
Menara angin atau wind tower ini digunakan oleh masyarakat Persia untuk sistem ventilasi udara di rumah - rumah mereka. Sistem ventilasi mereka jauh lebih rumit dari sistem ventilasi yang ada di rumah kita. Sistem ventilasi yang mereka kembangkan sejak 2.000 tahun yang lalu ini mungkin hanya bisa disaingi oleh sistem ventilasi dengan teknologi modern. Prinsipnya adalah dengan menggunakan kombinasi perbedaan tekanan udara, dan penyesuaian iklim lingkungan di daerah Persia.

























Sejarah singkat Asia Tenggara












SEJARAH SINGKAT ASIA TENGGARA

Asal Usul Asia Tenggara
Selama Perang Dunia Kedua istilah Asia Tenggara digunakan untuk menggambarkan wilayah di seputar kawasan Indo-china dan semenanjung Malaya serta kepulauan- kepulauan yang ada di sekitarnya. Sebelumnya istilah “Further India” dan “Little China” digunakan untuk menggambarkan kawasan Asia Tenggara, istilah ini menjadi populer saat British South-East Asia Command yang berada di bawah komando Louis Mountbatten menduduki wilayah- wilayah tersebut. Lalu penulis- penulis dari Amerika seperti Victor Parcel dan E.H.G Dobby menggunakan istilah “Southeast” dan “South-east” dalam menggambarkan kawasan Asia Tenggara.
Secara geografis wilayah Asia Tenggara terbagi ke dalam dua wilayah; Asia Tenggara Daratan dan Asia Tenggara Maritim.
Asia Tenggara Daratan, meliputi; Kamboja, Vietnam, Thailand, Myanmar dan Laos. Sementara Negara- Negara yang termasuk ke dalam Asia Tenggara Maritim, meliputi; Indonesia, Brunei, Filipina, Malaysia, Singapore dan Timor Leste.
Walau secara geografis Taiwan, Pulau Kokos dan Pulau Christmas masih termasuk ke dalam wilayah Asia Tenggara, karena alasan politis Taiwan dimasukan ke dalam wilayah Asia Timur sementara Pulau Kokos dan Pulau Christmas masuk ke dalam wilayah administrasi Negara Australia.
Kebudayaan dan bahasa Austronesia merupakan dasar tata kehidupan dan pergaulan bangsa-bangsa di wilayah Asia Tenggara ini. Baru pertengahan abad pertama Masehi pengaruh luar masuk ke dalam kawasan Asia Tenggara. Dimulai dari India dan China lalu pedagang- pedagang Islam dari Arab dan Persia perlahan- perlahan mulai mempengaruhi kebudayaan di kawasan Asia Tenggara.
Dilihat dari factor sejarah, politis dan kebudayaan Asia Tenggara telah banyak diliputi naungan bayangan dari India dan Cina, ini terlihat dari banyaknya peninggalan- peninggalan sejarah yang bercorak Hindu dan Budha. Salah satunya adalah tulisan- tulisan sansakerta dari India yang diterjemahkan oleh para penerjemah Nusantara dengan sangat kreatif dan epic di abad ke 9.
Selain banyak dipengaruhi oleh kebudayaan Hindu dan Budha, Agama Islam yang disebarkan oleh pedagang- pedagang dari Arab dan Persia yang masuk melalui Malaka juga memberi peranan penting dalam kebudayaan masyarakat di kawasan ASEAN. Itu terlihat dari besarnya pemeluk agama Islam di wilayah Asia Tenggara yang hamper mencapai 40% dari keseluruhan populasi penduduk di Asia Tenggara.
SEJARAH ASIA TENGGARA
Kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia merupakan kawasan yang kaya akan sumber daya alam seperti rempah- rempah, logam, barang tambang dan produk- produk yang dihasilkan oleh Negara- negara tropis lainnya. Selain itu kawasan asia tenggara juga merupakan tempat strategis bagi jalur perdagangan dunia.
Karena letaknya yang strategis bagi jalur perdagan dunia,Negara- Negara dari Eropa secara berbondong- bonding masuk untuk membuat daerah koloni di kawasan Asia Tenggara. Hal itu lah yang membuat Negara- Negara dikawasan Asia Tenggara di akhir abad ke 18 kecuali Thailand mempunyai kesamaan latar belakang, semua Negara- Negara di Asia Tenggara merupakan daerah jajahan Negara- Negara Barat khususnya Negara Eropa.
Hasil perjanjian Tordeseillas dan Zaragoza yang menghasilkan kesepakatan yang membagi dunia di luar Eropa menjadi dua yang menjadi hak eksklusif antara Spanyol dan Portugal, berhasil membawa kapal Portugal mendarat di Selat Malaka dan Spanyol di Filipina.
Satu abad kemudian Negara- Negara Eropa datang bersama perusahaan- perusahaan dagangnya, VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) yang berada dibawah kendali Belanda menguasai hamper seluruh wilayah Nusantara. Lalu Kerajaan Inggris dengan EIC (East India Company) berhasil menguasai wilayah Malaysia, Singapura dan Myanmar. Wilayah Indo-Cina dikuasai oleh Prancis. Sementara Filipina dikuasai oleh Spanyol dan Amerika Serikat.
Selain menjadikan kawasan Asia Tenggara sebagai lumbung padi mereka, pada perang Dunia Kedua Negara- Negara Barat juga menjadikan kawasan ini sebagai Pusat Komando Perang di wilayah Asia Pasifik dalam menghadapi musuh mereka.
Kolonialisasi yang dilakukan oleh Negara- Negara Eropa terhadap Negara- Negara di Asia Tenggara mengakibatkan wilayah- wilayah di Asia Tenggara terpecah dan dampak dari persamaan sejarah itu lahir sebuah integrasi regional yang melatar belakangi dibentuknya ASEAN (Association Of South East Asian Nations) yang berarti Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara di Bangkok—Thailand.
Sebuah oraganisasi ekonomi dan geo-politik di Asia Tenggara yang diprakasai oleh pemerintahan dari lima Negara, yaitu; Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand yang ditanda tangani oleh kelima menteri luar negeri masing-masing Negara tersebut pada tanggal 8 Agustus 1967 yang sekaligus melahirkan Deklarasi Bangkok, sekaligus menjadi tonggak sejarah lahirnya sebuah organisasi bernama ASEAN.
ASEAN
Kejatuhan regim Orde Lama di Indonesia yang dipimpin oleh Soekarno berhasil membuat situasi di kawasan Asia Tenggara menjadi semakin kondusif. Kemerdekaan Malaysia dan Filipina dari Inggris yang pada masa pemerintahan Soekarno di Indonesia ditentang dan dianggap sebagai penjajahan baru berhasil diperbaiki oleh pemerintahan Indonesia. Pemerintahan Orde Baru yang dipimpin oleh Soeharto membuat kebijakan politik luar negeri dengan memperbaiki hubungan Indonesia dengan Malaysia yang menjadi langkah awal pembentukan ASEAN.
ASEAN yang berdiri pada tanggal 8 Agustus 1967 diinisiasi oleh lima Negara awal yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura dan Filipina. Ke 5 menteri Luar Negeri dari ke lima Negara tersebut duduk bersama di Bangkok untuk mendiskusikan dan menandatangani dokumen pembentukan ASEAN.
Ke-lima menteri luar negeri yang menandatangani dokumen perjanjian tersebut adalah Adam Malik menjadi wakil dari Indonesia, Narciso R. Ramos dari Filipna, Tun Abdul Razak dari Malaysia, S. Rajaratnam dari Singapura dan Thanat Khoman menjadi perwakilan dari Thailand. Dokumen yang ditandatangani oleh ke lima menteri luar negeri tersebut disebut dengan Deklarasi Asean.
Baru pada tahun 1984, satu minggu setelah meraih kemerdekaannya Brunei Darusallam masuk sebagai anggota ke-enam ASEAN.
Pada 28 Juli 1995 Vietnam masuk menjadi anggota ke-tujuh, lalu disusul oleh oleh Laos, Kamboja dan Myanmar dua tahun kemudian pada tanggal 23 Juli 1977. Tapi karena kondisi keamanan Negara Kamboja yang dianggap belum stabil keanggotaan Kamboja ditangguhkan, baru pada tanggal 30 April 1999 Kamboja dianggap resmi menjadi anggota ASEAN.
Timor Timur menyusul 13 tahun kemudian, setelah melakukan referendum dan memerdekakan diri dari Indonesia, Timor Timur bergabung menjadi anggota ASEAN yang ke-sebelas pada bulan Maret 2011.
Filosofi logo ASEAN yang di dalamnya terdapat 10 tangkai padi yang menggambarkan cita-cita pelopor pembentuk ASEAN di Asia Tenggara, yaitu bersatu dan bersahabat. Sementara gambar bulatan melambangkan kesatuan ASEAN.
Sampai pertengahan tahun 90-an, ASEAN dianggap sebagai organisasi regional yang sukses di dunia. Itu terlihat dari cepatnya pembangunan ekonomi dan keamanan regional di kawasan Asia Tenggara. Sebelumnya banyak orang berpendapat bahwa kawasan Asia Tenggara merupakan kawasan yang mempunyai karakteristik seperti kawasan Balkan di Eropa yang rawan dengan konflik. Hingga di tahun 1997 saat krisis ekonomi Asia ikut menghantam Asia Tenggara stabilitas perekonomian dan keamanan di kawasan Asia Tenggara pun mulai kembali terganggu.
ASEAN WAY
ASEAN sebagai organisasi regional Asia Tenggara memiliki beberapa aspek penting dalam pembentukannya. ASEAN juga mempunyai identitas tersendiri dalam membuat keputusan untuk menyelesaikan masalah yang disebut dengan ASEAN way.
ASEAN way tercantum di dalam dokumen resmi ASEAN seperti ASEAN Declaration (1967) ) dan The Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia (1976), yang di dalam dokumen- dokumen tersebut berisi tentang norma- norma serta serangkaian prosedur yang harus dilakukan dan dijalankan jika terjadi konflik antar negara di kawasan ASEAN.
ASEAN way merupakan cara bagaimana Negara- Negara ASEAN mengatasi konflik diantara mereka dengan mengedepankan prinsip musyawarah (dialogue) dan mufakat (consensus) sebagai norm dan order. ASEAN way diberlakukan di dalam sebuah forum yang dibentuk oleh Negara- Negara ASEAN dalam upaya penyelesaian konflik yang dinamakan ASEAN Regional Forum (ARF). Dalam melakukan penyelesaian konflik tersebut ASEAN way mengedepankan dua prinsip yaitu prinsip Preventif Diplomacy dan prinsip Non-intervensi.
ASEAN way bertujuan untuk menciptakan keteraturan hubungan antar Negara ASEAN untuk mencegah konflik yang sering terjadi di kawasan multietnis seperti di kawasan Asia Tenggara ini. Dalam hal ini ASEAN way dapat berperan menjadi alat stabilitas regional di kawasan Asia Tenggara.
Musyawarah merupakan pengambilan keputusan melalui diskusi dan konsultasi, sementara mufakat merupakan proses pengambilan keputusan yang membahas permasalahan secara bersama- sama demi mencapai kesepakatan yang disepakati bersama.
Musyawarah dan mufakat dapat diidentifikasikan sebagai bagian dari budaya Asia Tenggara yang telah dipraktekan selama berabad- abad di kawasan Asia Tenggara. Selama berabad- abad juga Musyawarah dan Mufakat memainkan peranan penting dalam menghasilkan keputusan di wilayah Asia Tenggara terutama dalam memainkan peran dalam politik desa.
Selain prinsip Musyawarah dan Mufakat, atas latar belakang historis yang sama dimana Negara- Negara ASEAN mengalami kelangkaan kedaulatan selama puluhan bahkan ratusan tahun karena penjajahan, ASEAN way menganut prinsip non-intervensi. Dimana Negara- Negara ASEAN tak berhak melakukan intervensi atau ikut campur dalam urusan Negara tetangga di wilayah ASEAN. ASEAN juga sebagai organisasi tidak berhak ikut campur terlalu jauh dalam permasalahan internal maupun bilateral yang dihadapi oleh Negara- Negara anggotanya.
ASEAN way yang pada dasarnya merupakan identitas yang patut dibanggakan ternyata mempunyai sisi buruk layaknya dua sisi dalam mata uang. ASEAN way dinilai memiliki beberapa kelemahan yang fundamental, dimulai dari persoalan kesamaan identitas regional yang masih diragukan, apalagi jika melihat permasalahan internal di beberapa Negara anggota, masih dapat ditemukan konflik antar etnis didalamnya, hingga kritik-kritik terhadap prinsip ASEAN Way menjadi dilematis jika dihadapkan pada kasus-kasus tertentu di era globalisasi seperti sekarang ini.
Selanjutnya adalah prinsip non-intervensi, prinsip ini dianggap membuat ASEAN menjadi tumpul dan tak mempunyai taji yang dapat membuat permasalahan- permasalahan di kawasan Asia Tenggara
semakin larut dan tak dapat terselesaikan.
Hal- hal ini lah yang membuat ASEAN berbeda dengan organisasi- organisasi regional lainnya, dimana ASEAN lebih mengedepankan cara diplomasi untuk menyelesaikan masalah dibanding dengan harus menyelesaikan masalah di meja perundingan yang melibatkan tawar-menawar dan mengambil hasil yang berlaku di pengadilan.


Mesopotamia













Peta yang menunjukkan wilayah Mesopotamia


Mesopotamia ( dari bahasa Yunani Kuno ): Μεσοποταμία: tanah di antara sungai-sungai : بلاد الرافدين (bilād al-rāfidayn); bahasa Suryani: ܒܝܬ ܢܗܪܝܢ (Beth Nahrain): "tanah dari sungai-sungai" terletak di antara dua sungai besar, Eufrat dan Tigris. Daerah yang kini menjadi Republik Irak itu pada zaman dahulu disebut Mesopotamia, yang dalam bahasa Yunani berarti "(daerah) di antara sungai-sungai". Nama Mesopotamia sudah digunakan oleh para penulis Yunani dan Latin kuno, seperti apa Polybius (abad 2 SM) dan Strabo (60 SM-20 M).


Menurut keyakinan Kristen dan Yahudi seperti dalam Perjanjian Lama, ada usaha menghubungkan keluarga Abraham (yang lalu disebut "Bapa Orang Beriman" dan diakui oleh tiga agama monoteistik dunia, Islam, Kristen, dan Yahudi ) dengan Mesopotamia. Dalam kitab Kejadian 11,31 dikatakan, pada suatu masa keluarga Abraham berpindah dari Ur Kaśdim ke Haran sebelum akhirnya berpindah ke Kanaan (Daerah Israel dan Palestina sekarang).


Lokasi Ur Kaśdim biasanya dirujuk pada Tell el-Muqayyar, situs bekas reruntuhan Kota Ur kuno dari periode Sumeria. Sedangkan Haran terletak di bagian utara Mesopotamia, di tepi Sungai Eufrat.








Etimologi





Toponim daerah Mesopotamia berasal dari akar kata bahasa yunani kuno μέσος (meso) "tengah" dan ποταμός (Potamia) "sungai" dan secara harfiah berarti "(Tanah) antara sungai". Hal ini digunakan di seluruh Septuaginta Yunani (ca. 250 SM) untuk menerjemahkan bahasa Ibrani yang setara Naharaim. Sebuah penggunaan Yunani bahkan lebih awal dari nama Mesopotamia terbukti dari Anabasis Alexandri, yang ditulis pada akhir abad ke-2 Masehi, namun secara khusus mengacu pada sumber-sumber dari masa Alexander Agung. Dalam Anabasis, Mesopotamia digunakan untuk menunjuk tanah timur dari Sungai Eufrat di utara Suriah. Istilah aramaic biritum / birit Narim berhubungan dengan konsep geografis yang mirip. Kemudian, istilah Mesopotamia itu lebih umum diterapkan untuk semua tanah antara sungai Eufrat dan Tigris, sehingga menggabungkan tidak hanya bagian dari Suriah tetapi juga hampir semua Irak dan Turki tenggara Dataran stepa di sebelah barat sungai Efrat dan bagian barat Pegunungan Zagros juga sering termasuk dalam istilah yang lebih luas Mesopotamia Perbedaan lebih lanjut biasanya dibuat antara atas atau Utara Mesopotamia dan dataran yang rendah atau Selatan Mesopotamia Atas Mesopotamia, juga dikenal sebagai Jezirah, adalah daerah antara Efrat dan Tigris dari sumber-sumber mereka ke Baghdad. Lebih rendah, bagian Mesopotamia terdiri dari selatan Irak, Kuwait, dan Iran bagian barat. Dalam penggunaan akademis modern, istilah Mesopotamia sering juga memiliki konotasi kronologis. Hal ini biasanya digunakan untuk menunjuk daerah sampai penaklukan Muslim, dengan nama-nama seperti Suriah, Jezirah, dan Irak yang digunakan untuk menggambarkan wilayah tersebut setelah tanggal tersebut.[2][10] Telah dikemukakan bahwa eufemisme kemudian adalah istilah Eurosentris dikaitkan dengan daerah di tengah-tengah berbagai abad ke-19 oleh perambahan Barat.


Sejarah Mesopotamia


Sejarah Mesopotamia diawali dengan tumbuhnya sebuah peradaban, yang diyakini sebagai pusat peradaban tertua di dunia, oleh bangsa Sumer(ia). Bangsa Sumeria membangun beberapa kota kuno yang terkenal, yaitu Ur, Ereck, Kish, dll. Kehadiran seorang tokoh imperialistik dari bangsa lain yang juga mendiami kawasan Mesopotamia, bangsa Akkadia, dipimpin Sargon Agung, ternyata melakukan sebuah penaklukan politis, tapi bukan penaklukan kultural. Bahkan dalam berbagai hal budaya Sumer dan Akkad berakulturasi, sehingga era kepemimpinan ini sering disebut Jilid Sumer-Akkad. Campur tangan Sumer tidak dapat diremehkan begitu saja, pada saat Akkad terdesak oleh bangsa Gutti, bangsa Sumer-lah yg mendukung Akkad, sehingga mereka masih dapat berkuasa di "tanah antara dua sungai-sungai" itu.


Mesopotamia dalam Alkitab


Beberapa catatan lain bisa dikemukakan untuk menunjukkan hubungan antara Abraham dengan Mesopotamia. Dalam kitab Ulangan 26,3; Nabi Musa mengajak umat untuk berdoa kepada Tuhan saat mempersembahkan panen pertama dengan mengawalinya, Bapaku adalah seorang Aram, seorang pengembara. Di tempat lain dikatakan bahwa Ishak, anak Abraham, diperintah Abraham untuk mencari istri dari daerah Aram-Mesopotamia (aram-naharayim) (Kejadian 24,2.10). Demikian juga dengan Yakub, cucu Abraham, dia disuruh pergi ke Padan-Aram untuk mendapatkan istri di sana (Kejadian 28,2). Dalam terjemahan Yunani Septuaginta, kedua nama terakhir ini disebut Mesopotamia.









Bagian potongan dari Epic Gilgamesh dalam bahasa Akkadia


Selain petunjuk yang secara eksplisit ada dalam Alkitab, masih bisa ditemukan informasi lain yang menunjukkan pengaruh Mesopotamia yang cukup kuat. Kesejajaran antara kisah-kisah Enkidu/Shamhat dan Adam/Hawa telah lama diakui oleh para peneliti.[12] Kisah Taman Eden dan kisah Air Bah yang terkenal itu, yang dikisahkan pada bagian awal kitab Kejadian, sebenarnya kuat dipengaruhi sastra Mesopotamia.[13][14] Biasanya ada tiga karya sastra Mesopotamia yang ditunjuk, yaitu Enuma Elis (dari abad 17 SM), Epos Gilgames (abad 20 SM), dan Athrahasis (abad 18-17 SM). Teks-teks itu cukup terkenal dan tersebar luas karena ditemukan dalam berbagai versi dan bahasa, seperti versi Akkadia, Sumeria, Hittit, dan Asyur. Kemiripan antara sastra Mesopotamia dengan teks-teks Alkitab begitu mencolok sehingga seringkali disimpulkan bahwa ada ketergantungan antara keduanya. Karena teks-teks Mesopotamia berasal dari periode yang jauh lebih tua dari teks-teks Alkitab, maka tidak mengherankan jika bisa disimpulkan, teks Alkitab bergantung pada sastra Mesopotamia itu. Para penulis Israel tampaknya mengambil dan memanfaatkan teks-teks Mesopotamia itu untuk mengungkap keyakinan mereka, sekaligus menyesuaikannya dengan keyakinan itu, terutama di bidang monoteisme.


Salah satu kemungkinan datangnya pengaruh Mesopotamia dalam kitab Kejadian adalah bahwa kisah-kisah Mesopotamia dibawa ke Palestina lalu menyebar-saat terjadi perpindahan penduduk besar-besaran dari Mesopotamia yang disebabkan situasi yang agak kacau sekitar abad 19 SM. Kiranya ini juga yang menjadi konteks berpindahnya keluarga Abraham dari Ur ke Haran, lalu ke Kanaan.


Berbagai kebiasaan dan peraturan yang tercermin dalam kitab Kejadian ternyata juga menemukan banyak kesamaan dengan kebiasaan dan peraturan yang hidup di daerah Mesopotamia. Sebagai contoh, kekhawatiran Abraham karena dia tidak mendapat keturunan, karena itu harus mewariskan segala miliknya kepada abdinya yang setia, Eliezer (Kejadian 15,1-4), ternyata sejajar dengan praktik yang dilakukan masyarakat Nuzi yang mendiami sebelah timur Sungai Tigris. Hal ini bisa diketahui melalui analisis teks-teks hukum yang berlaku di Nuzi, yang berasal dari abad 15 SM. Kisah tentang Abraham yang datang ke negeri asing lalu mengaku istrinya sebagai saudarinya (Kejadian 12,10-20) sering membingungkan orang. Tetapi, kini, dengan ditemukannya teks-teks yang berasal dari bangsa Hori di sebelah utara Mesopotamia, berdekatan dengan Haran, hal itu bisa dipahami dengan lebih baik. Dalam masyarakat Hori, ikatan perkawinan yang paling kuat adalah jika seorang istri sekaligus mendapat status saudari secara hukum. Karena itu, sering terjadi, sesudah perkawinan diadakan upacara lain untuk mengadopsi sang istri menjadi saudari. Hal ini disahkan dengan dua dokumen. Pertama, dokumen tentang perkawinan. Kedua, berkait dengan pengangkatannya sebagai saudari.


Matthias Henze menunjukkan bahwa kegilaan Nebukadnezar dalam Kitab Daniel mengacu pada Epos Gilgames. Dia mengklaim bahwa penulis menggunakan unsur-unsur dari deskripsi Enkidu untuk melukis potret sarkastik dan mengejek raja Babel


Salah satu warisan peradaban Mesopotamia Kuno yang amat bernilai bagi umat manusia adalah kumpulan hukum yang biasa disebut Codex Hammurabi. Kumpulan hukum yang berbentuk balok batu hitam itu ditemukan di Susa tahun 1901 dalam suatu ekspedisi yang dilakukan arkeolog Perancis di bawah pimpinan M de Morgan. Pada bagian atas balok, yang kini ada di Museum Louvre, Paris, ada relief yang menggambarkan Raja Hammurabi dari Babilonia Kuno (1728-1686 SM) sedang menerima hukum dari Dewa Shamash, dewa Matahari yang juga menjadi dewa pelindung keadilan. Perbandingan dengan kumpulan hukum yang ada dalam kitab Keluaran 21-23 menunjukkan adanya kesejajaran yang dekat. Adanya ketergantungan antara kedua kumpulan hukum itu tidak bisa ditentukan dengan pasti, tetapi pengaruh tidak langsung rasanya merupakan sesuatu yang amat masuk akal.


Codex Hammurabi, yang terdiri dari 282 pasal ditambah Prolog dan Epilog, tidak saja berpengaruh pada kumpulan hukum yang ada dalam Alkitab, tetapi juga pada sistem hukum pada periode selanjutnya. Yang menarik dan mungkin membuat kita (seharusnya) tertunduk malu adalah, kumpulan hukum itu juga mengingatkan kita bahwa sejak abad 18 SM, di Mesopotamia sudah ada seorang pemimpin besar yang sungguh-sungguh mempunyai kesadaran bahwa manusia harus diperlakukan secara adil sebagai manusia.




Rabu, 12 Maret 2014

Sejarah Jejak Freemasson dan Zionis di Indonesia

JEJAK FREEMASSON DAN ZIONIS DI INDONESIA

Tahukah Anda jika tahukah Anda jika kota Jakarta itu dibangun para Freemason di Indonesia? Sejak pembangunan Stadhuis, kini dikenal sebagai Gedung Museum Sejarah Jakarta atau Museum Fatahillah (kordinat: 6°8’7.2377”S 106°48’48.164”E) di tahun 1707 hingga sekarang, para Freemasonry ini terus membangun Jakarta dan menyisipkan aneka simbol ‘pagan’nya ke ibukota tercinta ini.ta Jakarta itu dibangun para Freemason di Indonesia? Sejak pembangunan Stadhuis, kini dikenal sebagai Gedung Museum Sejarah Jakarta atau Museum Fatahillah di tahun 1707 hingga sekarang, para Freemasonry ini terus membangun Jakarta dan menyisipkan aneka simbol ‘pagan’nya ke ibukota tercinta ini.

Gedung Gubernur Jenderal Batavia Jakarta ini dulu bernama Stadhuis of Batavia, yang kini dikenal sebagai Gedung Museum Sejarah Jakarta atau Museum Fatahillah  di bangun pada tahun 1707.








pusat wilayah elit Menteng, Jakarta Pusat setelah diputar 180 derajat, di mana sebelah bawah adalah arah utara. Salah satu bangunan yang berada di dalam kepala binatang bertanduk atau Baphomet adalah lokasi Loji Adhucstat atau yang kini dijadilan Gedung BAPPENAS.

Tahukah Anda jika luas keseluruhan Museum Fatahillah adalah 13.000 meter persegi? Tahukah Anda jika gerbang utama Museum Fatahillah terdiri dari 13 buah batu berbentuk Arch? Tahukah Anda jika batu istana DAM di depan Museum Fatahillah tersusun atas 13 baris? Tahukah Anda jika struktur paramida keanggotaan Freemansory juga terdiri dari 13 tingkat? Tiga belas adalah nomer baik untuk para Freemason.

Tahukah Anda jika Freemason Belanda membangun pusat Menteng (Taman Suropati dan gedung Bappenas sekarang, (kordinat 6.2007362S 106.8322027E) dengan desain simbol kepala kambing iblisBaphomet yang sampai sekarang masih bisa disaksikan oleh siapapun?

Tahukah Anda jika renovasi Air Mancur bundaran Hotel Indonesia (kordinat 6.1949711S 106.8230563E) di tahun 2001 sarat dengan simbolisme Kabbalah (yang merupakan campuran antara ilmu perbintangan, ilmu sihir zaman Firaun dan Raja Nimrodz, dan paganisme lainnya) dimana proyeknya mengambil tema sentral “Cahaya” atau “Illuminati“?





Bundaran Air Mancur Hotel Indonesia yang telah direnovasi dengan tema sentral CAHAYA (Lucifer). Dari atas terlihat bagai sebuah mata (Horus) di pusat Ibukota.

Tahukah Anda jika ratusan simbol Kabbalah bertebaran di Museum Taman Prasasti (kordinat 6.1722143S 106.8188667E) di Tanah Abang?

Tahukah Anda jika ada sebuah makam di Museum Prasasti Tanah Abang yang tidak bernama namun memiliki simbol Grand Master Freemasonry?

Tahukah Anda jika dibawah tanah Jakarta ada berbagai terowongan rahasia yang saling terhubung, yang sampai sekarang pintunya masih bisa disaksikan di berbagai tempat?

Tahukah Anda jika Masjid Istiqlal dibangun diatas sebuah benteng Belanda yang dikenal sebagai Benteng Tanah karena dibawahnya ada terowongan rahasia?
Simbol – simbol Freemasonry di Musium Prasasti, Tanah Abang. 

Dan masih banyak kejutan-kejutan fakta lainnya meliputi Jakarta. Diramu dengan kisah pembunuhan terhadap tokoh neolib negeri ini, novel “The Jacatra Secret” terasa begitu renyah dan akan mengubah paradigma Anda tentang Jakarta dan bangsa ini secara keseluruhan. Rahasia dahsyat apakah gerangan yang tersembunyi dari sebuah bangunan Museum Sejarah Jakarta? Mulai dari susunan batu khusus yang terletak tepat di depan sebelah kanan pelataran utamanya, gerbang utama yang berupa batu lengkung dan keystone dengan simbol bunganya serta patung Dewa Hermes yang terletak dibagian belakang gedung. Misteri apa pula dibalik angka 13 yang menyelimuti keseluruhan bangunan tersebut?
Wilhelmina Park Oude Fort terdapat “Benteng Tanah” Frederik Hendrik, yang kini menjadi Mesjid Istiqlal Jakarta, dibangun oleh Gubernur Jenderal Van De Bosch tahun 1834. Selain berfungsi sebagai kebun sayur bagi para opsir Belanda di wilayah tersebut, juga merupakan tempat tamasya bagi para pembesar Kompeni. Taman ini terluas yang pernah ada di Batavia, bahkan taman modern terbesar di Asia kala itu. Para pembesar Belanda, para tuan-tanah dan orang-orang kaya tiap akhir minggu selalu menyempatkan diri datang kesini membawa keluarga bersantai dari rutinitas yang melelahkan. Benteng Frederik Hendrik yang terletak di tengah-tengah Wilhelmina Park dibangun 1834, juga oleh Gubernur Jenderal Van den Bosch. Kabarnya benteng tua yang sudah lama di bongkar ini ada terowongan menuju Pasar Ikan. Bayangkan betapa panjangnya terowongan itu.

Rahasia apa yang terdapat dalam lambang ular di logo dunia kesehatan? Serta rahasia terbesar apakah yang terdapat dalam penambangan emas di Papua oleh PT Freeport? Misteri apa yang menyelimuti gedung Bappenas sekarang ?

Ada apa dengan angka 666? Apa makna dibalik pembangunan Tugu Monas? Benarkah ada maksud terselubung dalam perenovasian bundaran air mancur Hotel Indonesia dengan tema sentral cahaya? Begitu banyak rahasia dan fakta sejarah otentik yang dapat pembaca temui dalam novel sejarah ini.


Sedangkan lambang atau Logo kedokteran Indonesia menyerupai persis dengan logo Brotherhood of the Snake atau Kelompok Persaudaraan Ular, merupakan nama sebuah kelompok pengikut iblis yang paling awal lahir di dunia. Dari berbagai literatur sejarawan Barat, seperti yang ditulis J. Robinson dalam ‘The Secret Society’, kelompok persaudaraan ular inilah yang mengemban misi menyebarkan kesesatan kepada umat manusia sejak zaman Nabi adam a.s. hingga zaman kiwari.

Bahkan diduga kuat jika dari kelompok inilah lahir gerakan-gerakan penyesatan terhadap agama-agama samawi dunia. Kabbalah dan Talmud, sebagai doktrin iblis yang sampai sekarang dipercaya dengan segenap jiwa dan raga oleh kalangan Zionis sebagai pandangan hidup, juga berasal dari kelompok ini.

Di zaman purba, kelompok iblis ini menyempal di banyak pusat peradaban dunia. Mereka menjadi penasehat Raja Namrudz dan menghasut agar Ibrahim a.s. dibunuh. Saat Firaun berkuasa, mereka menamakan diri sebagai para pendeta Amon yang berada di lingkaran elit kekuasaan, lewat salah seorang tokohnya yang bernama Samiri (Shamir), mereka berupaya untuk terus menyesatkan Bani Israil dan menentang Musa a.s.

Di zaman Nabi Isa, kelompok iblis ini menjadi provokator bagi upaya pengejaran yang dilakukan Raja Herodes dan mereka dikenal sebagai para pendeta Sanhendrin. Bagi yang pernah menonton film The Passion of The Christ (disutradarai oleh Mel Gibson yang anti Zionis) yang menuturkan kisah penderitaan Yesus sebelum disalib (menurut versi Barat), kita akan bisa melihat di mana setiap kali kelompok Sanhendrin mencerca dan memaki Yesus, maka iblis selalu menampakkan diri di tengah-tengah kelompok ini. Ke dalam Yudaisme, mereka merusak Taurat dan membuat Talmud yang dinyatakan mereka sebagai kitab suci yang lebih mulia ketimbang Taurat Musa. Ke dalam ajaran Nabi Isa a.s., mereka mengubah ajaran Isa a.s. yang sebenarnya terbatas hanya untuk kaumnya, menjadi sebuah ajaran yang ekspansif lewat tangan seorang Yahudi dari Tarsus bernama Paulus yang membuat Injil Perjanjian Baru. Ke dalam agama Islam, seorang Yahudi dari Yaman bernama Abdullah bin Saba’ pun bekerja untuk memecah umat tauhid ini menjadi dua golongan: Sunni dan Syiah. Inilah kerja kelompok ular yang sangat memusuhi ajaran yang lurus.

Di mana mereka berada, mereka selalu memberi sinyal keberadaan mereka dengan simbol-simbol ular. Mahkota emas Firaun di depannya ada lambang dua ular. Kuil Laelarium kota maksiat bernama Pompeii yang kemudian dihancurkan Allah lewat meletusnya Gunung Vesuvius namun bukti-bukti keberadaannya masih lestari hingga detik ini, juga terdapat banyak simbol-simbol ular. Demikian pula dengan simbol-simbol para Dewa Matahari yang bertebaran di muka bumi sampai ke Amerika Latin.